Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari, 2013

IMG-20120630-01334Bagaimana dengan Hypermotard ?

Menggambarkan hypermotard adalah seperti gadis cantik, tomboy yang pencolotan dan biayakan kesana kemari, trengginas. Berbeda dengan diavel yang lebih mirip wanita sexy memakai leather black suit ber rok mini…hypermotard sungguh menyenangkan dikendarai… ringan, meski Cuma 800cc tapi kalo dibuat narik lumayan juga.

Saya suka banget dengan knalpot kembar yang kelihatan gimana gitu dari belakang…menurut saya hypermotard 2012 masih lebih sexy dibanding hypermotard 2013 yang akan direlease awal tahun ini. Entah dengan urusan mesinnya. Tapi karena saya ndak suka ngebut maka mesin bisa jadi urutan agak belakang. Jadi bagaimana dengan penampilannya ?  Adoooh mas…sampeyan lihat to… mulai dari samping, dari belakang, Lak apik se ?  Cuma kurang bagusnya dari depan ya…koyo cocor bebek.USA and AUSTRALIA ONLY Tom Cruise and Cameron Diaz live dangerously!!

Mengendarai hypermotard berbeda dengan 2 mahluk yang lain, karena gayanya seperti naik trail.  Bahkan menurut beberapa sesepuh ducati, naik yang satu ini harus ngedrift…wahhh ini yang saya nggak PD. Ngedrift ?  Saya mencoba belajar beberapa kali, ternyata memang asyik sekali meski kadar ngedrift saya cuma se upil tapi saya sudah sueneng pol. Urusan dalam kota ? paling asyik hypermotard. Kalo Cuma ke batu, tumpang, pujon. Saya paling suka naik ini…

dNunggang satu ini serasa anak muda, nunggang diavel serasa om om hehehehe…mau coba ? monggo….IMG-20120630-01321

Saya pernah mencoba ke Bromo lewat Pasuruan…sungguh mantap, mencoba ke gunung Kelud…sangat mantap… apalagi setelah ban nya saya ganti dengan type scorpion seperti multistrada, lebih menggigit.

Satu satunya yang mengganggu di hypermotard adalah spion. Spion Hyper sangat rawan kesampluk motor lain dari belakang. Jadi kalo masuk dalam kota harus di mingkupkan…halah opo iki bahasa Indonesiane ?  Apa perlu diganti spion antena ? hmm namanya bukan hypermotard lagi kalo dibuat begitu….

Kembali lagi ada pertanyaan, sing endi sing enak sam ? jawabanku, kuabeh wuenak sam hehehe.

Iklan

Read Full Post »

Sarangan Touchdown!Bersama Mas Bondan saya sempat ngluyur ke Jogyakarta sambil mampir ke Sarangan  untuk mencoba jalan yang mulus dengan trek naik turun dan mlungker mlungker yang terkenal di kalangan bikers itu.

  Saya cuma bisa bilang, Diavel  sangat nikmat dikendarai di jalan macam begini.  Tapi bagaimana dengan jalan lain ? waddooh paling menyiksa adalah Kertosono sampai Solo karena jalannya nggak mulus dan ramainya luar biasa. Sungguh naik Diavel menyiksa sekali.  Heheheh jangan protes karena saya masih pemula untuk urusan moge begini…Tetapi saya sempat menggeber 150 km/jam ketika di jalan Pare-Kertosono.  Yang menurut teman teman itu kecepatan ecek ecek tapi bagi saya sungguh menakutkan, maklum saya memang kurang suka ngebut jadi sebenarnya ndak cocok kalo naik motor macam begini.

Tapi bagaimana lagi kadung cinta pada pandangan pertama.  Meski teman teman bilang modelnya norak tapi dimata saya, motor ini sungguh  sempurna.  Semua lekuk lekuknya,  suaranya,  dan yang penting kaki saya nggak jinjit macam ketika naik hypermotard.  Untuk powernyapun saya belum pernah mencoba yg tertinggi  hanya karena takut tadi…takut ndak bisa mengendalikan.  Dengan settingan 100HP saja, saya sudah terkaget kaget… bagaimana dengan setingan yang lebih tinggi ?, iso mencolot colot.. Oleh karena itu saya jarang touring dengan rekan rekan bikers, yang memang jago jago dalam mengendarai. Saya selalu keteteran…hehehehe. Alhasil saya ndak pernah kompak dengan teman teman untuk urusan touring karena ke ndesoan saya hahaha.IMG-20120929-00818

Trus kalo ditanya enak mana sam antara multistrada dan diavel ? hmmm masing masing punya kenikmatan sendiri sendiri, jadi ndak bisa dibandingkan, kalo mau kluyuran dalam kota, pasti enak diavel, kalo keluar kota yang jauh jauh, multi lebih enak.  tapi kalo mau jujur masih lebih enak naik byson ….lho ?   hahahaha….ndeso maneeeh …

Paling saya sukai adalah ketika saya duduk di depan motor motor ini untuk cuci mata. “Lah iyo.. sampeyan iku yo aneh duwe rotom kok mek dideloki thok”. Hahaha menurut saya menikmati motor tidak harus menaiki, tapi juga duduk didepannya sambil melihat lekuk lekuk tubuhnya disambi ngopi (berusaha ngeles). Langsung diprotes oleh teman teman “ Lah mesisan ndelok-o striptease ae sam…” Susah memang kalo kadar ke ndesoan saya ini masih tinggi…

Read Full Post »

Sungkan mau nyalip hhiii..;;)Saya masih ingat tahun 1998 ketika berjualan apel  pinggir jalan di  Sukarno Hatta Malang, ada anak muda naik ducati monster mampir ke lapak  kaki lima saya. Seumur hidup baru kali ini melihat dan menyentuh motor impian saya. Sementara dia sibuk memilih apel untuk pacarmya, saya sibuk melototi sambil ngelus sembunyi sembunyi, kok ada motor secantik ini biyuh biyuuuhh….7590991864_e4e331b04c_z

14 tahun lewat saya berkesempatan mencoba mahluk cantik dan indah ini.  Nahhh di foto itu ketika saya nyoba touring ke gunung kelud dengan multistrada pikespeak 1200cc keluaran 2012 dan satu satunya di jawa timur hehehe, dan motor ini bener bener luar biasa nikmatnya, karena suspensinya sangat empuk. Melewati gronjalan atau jeglongan nggak terasa. Bikin ngiri part 2 _p

Perjalanan lewat Pujon lalu kandangan bablas menuju Kediri dan sebelum masuk Kediri belok kiri langsung meluncur ke gunung kelud. The long and winding road seperti kata Paul McCartney benar benar  menyenangkan karena performance multistrada muncul semua disinil. Motor ini meluncur dengan kecepatan 110 km tetapi  seperti berjalan 40km…nggak terasa…saya sungguh menikmati perjalanan. Mungkin selanjutnya saya harus mencoba jarak yang lebih jauh lagi….mungkin luar jawa, bali, lombok…sambil mencoba beberapa opsi pengaturan power mesinnya, karena multistrada ini adalah 4 jenis motor yang dijadikan satu. Beli satu dapat empat. Yaitu model sport  yang bisa ngebut gila gilaan di sirkuit , touring yang bisa kluyuran ke jarak yang jauh antar kota, enduro yang bisa dijalan berpasir dan berbatu. Perubahan 4 type dapat dilakukan dengan sekali pencet tombol di setang kiri.

Kepala sukuu Dan yang terakhir adalah type  urban untuk klinong klinong dalam kota. Cuma menurut saya keliling dalam kota Malang kurang nyaman karena motor ini cukup besar, susah juga kalau banyak traffic light. Mungkin lebih banyak dikondisikan di kota kota besar. Apa saya sudah mencoba seluruh kemampuan motor ini ? hehehe belum sempat.  Mungkin baru 10% nya…saya ingin mencoba di jalan jalan berbatu seperti ke arah Tumpang dan Njemplang…

Read Full Post »