Beberapa tahun yang lalu saya masih tinggal di Dinoyo Malang, suatu kampung yang padat penduduk dimana hubungan antar tetangga sangat akrab, dekat, saling membantu.
Satu ketika saya dapat giliran jaga malam, yang untungnya pas hari sabtu malam.
Malam itu ada 3 orang yang giliran jaga, pak Haji Mahmudin, masih muda bilangan 35 tahun, orang baik, murah senyum, saya selalu sungkan kalau ketemu orang ini di jalan, karena dari jauh senyumnya sudah mengembang dan tangannya sudah siap stand by untuk bersalaman. Genggamannya erat dan hangat. Benar benar manusia yang baik dan menyenangkan.
Orang kedua adalah pak Jarman alias pak Jerman Hitler. Terus terang saya ngeri dengan orang ini. Umur sekitar 45-an, pendiam, wajahnya mirip Danny Trejo, aktor film keturunan Meksiko yang berwajah garang. Pak Jarman ini menurut orang orang adalah mantan preman, entah mantan atau bukan tidak jelas, katanya pernah membunuh orang, tinggi besar tubuhnya penuh tato, ada codet menyilang di mata dari dahi sampai ke pipi. Pandangan matanya tajam membuat semua orang takut kalau bersua di jalan dengannya. Saya mendingan belok kalau bertemu di gang tikus atau memilih putar balik. Kampung Dinoyo ini banyak memiliki jalan tikus mulai dari lebar 2m sampai 50 cm yang cuma bisa dilewati satu orang.
Saya sebenarnya malas harus jaga malam itu karena ada pak Jarman ini, tapi saya kasihan dengan pak Mahmudin, pasti dia bakal sport jantung semalaman. Yo wis lah saya kuat kuatin aja jaga malam itu.
Waduh sudah berapa bulan saya nggak up date blog satu ini, maklum lagi keasyikan facebook dengan temen temen lama. Ok…. sekarang waktunya mengisi kembali.


Pokoknya naik kereta api ! Ketika teman teman memberi informasi tempat wisata yang indah, saya malah tidak begitu tertarik. Keinginan saya kalau main ke luar negeri yang pertama saya lakukan adalah mencoba kereta apinya hehehehe. Seperti yang saya lakukan di Singapore naik MRT sepuas puasnya sampe bosan.
Kali ini Gorda punya cerita :
Papa lalu mengambil payung untuk menutupi anak anak kucing ini biar tidak kena hujan. Lucunya si embok kucing ini mengerti kalau papa menolongnya. Si embok lalu berputar putar di kakinya papa sambil ndusel ndusel.
Kemarin hujan deras lagi, kali ini si embok membawa anak anaknya ke keranjang yang sudah disediakan mama. Coba lihat fotonya …lucu ya…





Bekerja di laut semi offshore memang membuat capek dan mudah emosi. Termasuk progress pemancangan pile yang masih belum memenuhi target. Wuah pusing banget padahal tanggal 14 Nop ini harus sudah kelar, masih ada 200 titik pile yang belum beres karena pile dari WIKA selalu datang terlambat.
Wah ternyata keren juga. Pakai sepatu boot coklat lancip, jacket jeans, rambut model british, Gesper sabuk yang gede, beberapa tatoo di tubuhnya yang tinggi dan anehnya berkulit putih, sesuatu yang jarang untuk operator Crane alat berat yang rata rata hitam legam, plus kaca mata ray band model jadul dimata saya dia malah mirip Axl Rose.


